Cara Mengobati Penyakit Atelektasis

Cara Mengobati Penyakit Atelektasis,- Selamat datang kami ucapakan pada anda yang sedang berkunjung di halaman situs www.jamuobatherbal.com dimana merupakan situs informasi kesehatan yang terupdate serta terpercaya. Dikesempatan hari ini kami akan membahas tentang cara mengobati penyakit atelektasis. Adapun untuk pembahasan selanjutnya kami akan jelaskan di bawah ini.

Sebelum kami membahas penyebab dan gejalanya, terlebih dahulu sebaik kita tau dulu apa yang dimaksud penyakit atelektasis itu? Berikut ini kami akan menjelaskannya.

Cara Mengobati Penyakit Atelektasis

Cara Mengobati Penyakit Atelektasis

Penyakit Atelektasis merupakan dimana kondisi salah satu paru-paru atau lobus (segmen) pada seseorang tidak bekerja, sehingga kantung udara (alveoli) di paru-paru mengerut baik salah satu atau keseluruhan, akibatnya mengganggu fungsi pernapasan. Dampak besarnya menyebabkan kerusakan pada jaringan alveoli yang di akibatkan oleh penyakit atelektasis bisa bermacam-macam, terkait bagaimana penyebabnya.

Bagi seseorang yang mempunyai riwayat penyakit pernapasan, bila timbulnya penyakit atelektasis akan menimbulkan sulitnya bernapas serta bisa menyebabkan turunnya kadar oksigen dalam darah anda. Ada dua jenis penyakit atelektasis menurut karakter fisiologisnya diantaranya :

  • Penyakit atelektasis obstruktif adalah jenis atelektasis yang sering timbul akibat saluran antara tenggorokan (trakea) serta alveoli yang terhalangi, yang mengharuskan gas karbon dioksida terbuang malah diserap kembali oleh darah di alveoli. Sehingga obstruksi yang timbul pada atelektasis obstruktif dampak dari adanya benda asing, tumor atau adanya sumbatan lendir mukosa.
  • Atelektasis non-obstruktif untuk jenis atelaksis ini memilik beberapa jenis yaitu:
    • Penyakit atelektasis relaksasi, kondisi dimana adanya cairan (efusi pleura) atau udara (pneumotoraks) di dalam rongga pleura yang mengakibtkan kehilanganya kontak antara membran dalam paru-paru (pleura viseralis) dan membran luar paru-paru (pleura parietalis).
    • Atelektasis kompresi, Kondisi ini terjadi dimana adanya kekurangan volume paru-paru yang di akibatkan timbulnya lesi di rongga dada yang menekan paru-paru serta mendorong udara untuk keluar dari alveoli.
    • Penyakit atelektasis adhesif, dimana untuk kondisi ini terjadi diakibatkan kurangnya surfaktan pada paru-paru. Sehingga menyebabkan pengempisan pada alveoli sedangkan surfaktan berfungsi untuk meredakan tekanan permukaan pada alveoli.
    • Atelektasis sikatrik, untuk kondisi ini di akibatkan adanya kerusakan atau luka di dalam dingding alveoli yang di sebabkan penyakit granulomatosa atau nekrosis paru-paru. Sehingga berkurangnya volume alveoli.
    • Penyakit atelektasis replacement. Pada kondisi ini, terjadi akibat alveoli diseluruh segmen paru-paru digantikan sel tumor, seperti pada sel bronkioalveolar serta pada karsinoma yang mengakibtkan berkurangnya udara pada paru-paru.

Gejala Penyakit Atelektasis

Tidak ada gejala yang pasti bagi penyakit ini, secara umum gejala penyakit alelektasis muncul tergantung pada ukuran paru-paru si penderita atau adanya infeksi yang bisa memperburuk penyakit ini. Berikut gejala umumnya:

  • Dispnea atau kesulitan bernafas
  • Batuk
  • Napas terasa cepat serta pendek
  • Terasa nyeri pada daerah yang terkena penyakit atelektasis
  • Tekenan darah rendah
  • Penyumbatan pada bronkus
  • Denyut jantung meningkat
  • Demam

Penyebab Penyakit Atelektasis

Adapun faktor terjadinya atelektasis di sebabkan antara lain oleh:

  • Adanya penyumbatan pada bronkus
  • Terdapat tumor di jalur pernafasan
  • Terjadinya kebocoran udara di paru-paru (pneumotoraks)
  • Penumpukan cairan pada jaringan pleural
  • Adanya benda asing yang masuk kesaluran pernafasan
  • Mempunyai riwayat penyakit paru-paru seperti asma, bronkiektasis dan cysticfibrosis.

Pengobatan Penyakit Atelektasis

Tindakan pengobatan atelektasis tergantung pada penyebab serta keparahan penyakitnya, bila penyakit ini ringan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan. Namun bila penyakit atelektasis ini disebabkan oleh penyakit lain seperti adanya tumor, maka cara pengobatannya juga akan diarahkan untuk melakukan kemoterapi atau pembedahan guna pengangkatan tumor.

Untuk penyakit atelektasis yang diakibatkan oleh komplikasi sesudah pembedahan bisa diobati secara bertahap dengan fisioterapi pada dada dan pernapasan. Berikut langkah terapi yang akan diberikan diantaranya:

  • Membingbing melakukan teknik batuk agar cairan mukosa dapat keluar
  • Memukul secara perlahan pada bagian dada yang terjadi pengempisan diakibatkan penyakit atelektasis agar melemaskan otot alveoli.
  • Melakukan teknik menarik napas serta dibantu menggunakan alat spirometri insentif. Untuk latihan ini dapat digabungkan bersama teknik melatih batuk guna mengeluarkan cairan mukosa.
  • Mencoba untuk mengeluarkan cairan mukosa lebih banyak dengan cara teknik posisi kepala lebih rendah dari tubuh.

Untuk penderita penyakit atelektasis obstruktif bisa melakukan pengobatan dengan cara menghilangkan obtruksi di saluran pernapasan menggunakan bronkoskopi untuk menyedot cairan mukosa lebih banyak. Berikut ini obat-obatan yang bisa membantu pengobatan dan penyembuhan penyakit atelektasis:

  • Bronkidilator, yang mempunyai fungsi menurunkan tekanan otot pada bronkus, bronkiolus dan alveolus sehingga membuat aliran udara di saluran pernafasan bisa meningkat. Albuterol dan metaproterenol merupakan contoh obat golongan ini.
  • Antibiotik, infeksi yang disebabkan penyakit atelektasis dapat menimbulkan halangan pada bronkus, untuk kasus ini bisa diberikan antibiotik berspektrum luas. Cefuroxime dan cefarcior contoh obat antibiotik yang dapat diberikan.
  • Mukolitik, N-asetilsistein dan alfa dornase merupakan obat golongan mukolitik yang mempunyai fungsi untuk mengurangi mengentalnya lendir serta membantu mengelurkan lendir melalui saluran pernafasan dengan mudah.

Komplikasi Penyakit Atelektasis

  • Pneumonia, atau lebih dikenal dengan paru-paru basah bisa terjadi pada penyakit atelektasis terutama atelektasis obstruktif efek adanya gumpalan cairan yang bisa memicu terjadinya infeksi. Selain itu, terjadinya pneumonia dapat menyebabkan resiko terkena penyakit sepsis.
  • Bronkiektasis merupakan dimana kondisi saluran bronkus di dalam paru-paru rusak serta menebal dan mengalamim pelebaran secara permanen.
  • Hipoksemia adalah kondisi dimana mengurangnya pasokan oksigen di sel serta jaringan tubuh. Dimana kemampuan paru-paru yang biasa menyuplai oksigen melalui alveoli terhambat oleh atelektasis.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan tentang cara mengobati penyakit atelektasis. Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikan artikel kesehatan ini di media sosial lainnya seperti yang ada di bawah ini. Terimakasih

Tags: