Cara Mengobati Vulvitis – Gejala dan Penyebabnya

Cara Mengobati Vulvitis Infeksi Kelamin Pada Wanita,- Selamat datang di website jamuobatherbal.com. Di kesempatan yang baik kali ini, saya akan berbagi informasi secara lengkap mengenai penjelasan dari penyakit Vulvitis.

Penyakit Vulvitis termasuk penyakit yang umum dan terjadi pada kaum wanita. Nah, bagi Anda yang masih awam dengan penyakit Vulvitis, jangan lewatkan untuk menyimak cara mengobati vulvitis, dan penjelasan lengkap lainnya dari penyakit Vulvitis dibawah ini.

Cara Mengobati Vulvitis

Cara Mengobati Vulvitis

Vulvitis merupakan penyakit yang hanya terjadi pada wanita. Penyakit ini dapat terjadi pada wanita dalam berbagai usia. Dalam pengertiannya, Vulva merupakan lipatan kulit yang berada di bagian luar dari organ intim wanita (bukan vagina). Perbedaannya adalah, vagina merupakan liang (saluran) yang terletak lebih dalam dan melewati Vulva tersebut. Vulva terbagi lagi dalam jenisnya, yaitu 2 labia minora, 2 labia mayora dan klitoris

Pada kulit Vulva, disinilah merupakan bagian yang rentan terkena iritasi. Iritasi ini terjadi karena suhu yang hangat dan lembap. Umumnya, anak-anak perempuan yang belum mengalami pubertas, memiliki risiko lebih tinggi mengalami Vulvitis. Hal ini dikarenakan di usia tersebut, mereka belum memiliki kadar hormon Estrogen yang cukup atau terlalu rendah, sehingga dapat menyebabkan jaringan vulva menjadi lebih tipis dan kering.

Gejala Vulvitis.

Anda bisa mengenali gejala dari Vulvitis, dengan melihat beberapa tanda seperti dibawah ini.

  • Mengalami keputihan yang tidak biasa.
  • Mengalami gatal di alat kelamin, terutama saat malam hari tiba.
  • Mengalami bengkak serta kemerahan di labia dan vulva.
  • Kulit bersisik, dan area putih yang menebal di bagian vulva.
  • Muncul benjolan berisi cairan pada vulva.

Jika gejala diatas terjadi, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Sebab, tanda-tanda diatas tidak hanya terjadi pada penderita Vulvitis saja, tapi juga terjadi pada penyakit lain.

Penyebab Vulvitis Yang Perlu Anda Ketahui.

Seperti halnya gangguan penyakit lain, Vulvitis pun memiliki sejumlah faktor penyebab. Diantaranya :

1. Hormon Estrogen rendah.

Seperti dijelaskan diatas, jika penyebab Vulvitis salah satunya adalah akibat hormon Estrogen yang rendah. Akibatnya,vagina menjadi kering dan rentan mengalami peradangan. Dari sanalah kemudian Vulvitis terjadi.

2. Infeksi.

Perlu Anda ketahui jika Vulva menjadi salah satu bagian dari tubuh yang rentan terhadap infeksi bakteri, virus maupun jamur. Beberapa contoh penyebab infeksi pada Vulva selain Vulvitis adalah Herpes Genital, Infeksi HPV, Jamur Candida, Skabies, dan Kutu kelamin/kemaluan.

3. Penyakit kulit.

Psoriasis, Lichen Planus, dan Lichen Sclerosus, termasuk jenis penyakit kulit yang mempengaruhi kesehatan Vulva.

4. Iritasi.

Sejumlah produk rumah tangga dapat menyebabkan Vulvitis pada wnaita. Diantaranya sabun mandi, shampo, tisu toilet, kondisioner mengandung parfum, bedak, deodoran, semprotan khusus organ intim, spermisida, hingga pakaian dalam yang tidak berbahan katun. Iritasi juga bisa terjadi setelah Anda berenang, berendam di pemandian umum, menunggang kuda dan bersepeda.

5. Vulvodynia.

Vulvodynia menjadi salah satu penyebab Vulvitis lainnya. Kondisi ini menyebabkan munculnya rasa nyeri dan tidak nyaman, juga nyeri yang terasa seperti menyengat hingga rasa terbakar yang sifatnya kronis di area Vulva dan Vagina.

6. Kanker Vulva.

Dalam kasusnya, penyakit Kanker Vulva sangat jarang terjadi. Kanker Vulva juga biasanya hanya menyerang kaum wanita di usia 60 tahun keatas. Tanda-tandanya bisa terlihat saat terdapat benjolan di Vulva.

Cara Mengobati Vulvitis Rekomendasi Dari Dokter.

Biasanya, untuk Pengobatan Vulvitis dokter akan meresepkan sejumlah obat yang harus diminum ataupun dioles oleh penderita Vulvitis. Diantara jenis obat Vulvitis yang umum, yaitu jenis tablet Antihistamin, krim emolien, dan salep Kortikosteroid. Ketiga jenis obat tersebut akan membantu mengurangi efek / rasa gatal serta iritasi di bagian Vulva. Dengan demikian, pengobatan tersebut bisa dijadikan salah satu Cara Mengobati Vulvitis terbaik yang dapat dilakukan.

Tips Untuk Mencegah Vulvitis.

Agar terhindar dari Vulvitis, ada baiknya segera melakukan tindakan pencegahan, diantara yang bisa dilakukan antara lain :

  • Menghindari mencuci organ intim dengan sabun, juga pewangi yang memiliki kandungan parfum di dalamnya.
  • Segera mengganti pakaian dalam yang basah setelah beraktivitas.
  • Tidak memakai pakaian dalam yang terlalu ketat. Sebaiknya gunakan pakaian dalam berbahan katun untuk memberikan sirkulasi udara di organ intim.
  • Selalu membersihkan organ intim dengan air hangat setidaknya satu kali dalam sehari.
  • Dalam pemilihan alat kontrasepsi, sebaiknya hindari penggunaan kondim yang menggunakan pelumas Spermisida.

Dengan melakukan pencegahan berdasarkan tips diatas, dapat meminimalkan risiko Anda terkena penyakit Vulvitis. Penting untuk Anda ketahui, jangan pernah mendiagnosis penyakit secara mandiri (oleh sendiri). Ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan ke ahli kesehatan / dokter terdekat agar diagnosis lebih tepat dan cara mengobati vulvitis juga tepat.

Demikianlah, artikel kami tentang cara mengobati Vulvitis, gejala, penyebab serta tips pencegahannya. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda, jangan lupa bagikan di sosial media yang Anda miliki agar bermanfaat untuk orang lain. Salam sejahtera.

Tags: