Jamu Herbal Anosmia

Jamu herbal anosmia serta gejala dan penyebabnya,- Gangguan atau kelainan tidak hanya terjadi pada indra pendengaran saja, tapi bisa juga terjadi pada indra penciuman. Dan salah satu kelainan pada indra penciuman adalah anosmia. Mungkin bagi sebagian orang akan terasa asing mendengar istilah anosmia. Oleh karena itu, untuk mengetahui informasi tentang anosmia. Maka anda bisa mengunjungi website jamu obat herbal.

Jamu Herbal Anosmia

Jamu Herbal Anosmia Serta Gejala Dan Penyebabnya

Jamu herbal anosmia,- Anosmia ialah kelainan pada indra penciuman, dimana seseorang mengalami ketidakmampuan mencium bau. Anosmia dapat berlangsung sementara yang disebabkan oleh flu dan akan hilang sesudah flu sembuh. Bahkan bisa juga berlangsung jangka panjang dan permanen. Anosmia yang berlangsung dalam jangka waktu panjang kemungkinan merupakan gejala penyakit yang serius.

Penyebab Anosmia Yang Harus Diketahui

Jamu herbal anosmia serta gejala dan penyebabnya,- Anosmia bisa disebabkan oleh beberapa hal yaitu cedera pada hidung akibat operasi atau trauma kepala, kelainan bentuk tulang hidung, polip yang menghambat saluran pernapasan dan hidung tersumbat misalnya akibat flu, sinusitis, reaksi alergi dan pilek.

Ada beberapa hal lain sebagai penyebab anosmia yaitu penuaan, paparan zat kimia beracun, riwayat operasi otak dan riwayat operasi hidng. Selain itu, ada beberapa tindakan medis dan obat yang bisa menyebabkan anosmia yaitu antiperadangan, antihipertensi, antidepresan, obat antibiotik, obat untuk penyakit jantung dan pengobatan radiasi untuk kanker di kepala dan leher.

Bahkan ada beberapa penyakit yang bisa menimbulkan anosmia diantaranya diabetes, parkinson, tumor otak, aneurisma, gangguan nutrisi, kelainan bawaan, penyakit alzheimer, multiple sclerosis, cedera kepala, sindrom kalmann, sindrom klineferter, sindrom sjorgen, sindrom wernicke-korsakoff, radioterapi dan penyakit huntington.

Gejala-gejala Anosmia

Jamu herbal anosmia serta gejala dan penyebabnya,- Sama seperti kelainan pada indra pendengaran, kelainan pada indra penciuman seperti anosmia juga bisa menimbulkan gejala. Berikut adalah gejala anosmia yang harus diketahui:

  • Sakit kepala
  • Hilangnya kepekaan terhadap sensasi bau
  • Kebiasaan mendengkur
  • Telinga cenderung membesar
  • Wajah cenderung membesar
  • Rongga hidung tersumbar
  • Timbulnya polip

Diagnosis

Jamu herbal anosmia serta gejala dan penyebabnya,- Untuk mengetahui dan menentukan penyebab anosmia, maka dokter akan melakukan wawancara medis secara rinci dan pemeriksaan fisik. Selain itu, akan melakukan pemeriksaan penunjang jika diperlukan. Pemeriksaan penunjang tersebut ialah MRI dan CT scan.

Pengobatan Anosmia

Bila anosmia disebabkan karena sinus, flu dan alergi, maka akan sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi bila tidak sembuh juga, maka sebaiknya periksakan kembali pada dokter. Bila anosmia disebabkan oleh iritasi hidung, maka penanganannya adalah dengan obat berupa obat antibiotik, antihistamin, dekongetas dan semprotan hidung steroid. Bila anosmia disebabkan karena obat yang anda minum, maka konsultasikan pada dokter. Sedangkan bila kasus lebih serius sepertu polip, maka kemungkinan dilakukan operasi.

Bahaya Anosmia Yang Harus Diketahui

Jamu herbal anosmia serta gejala dan penyebabnya,- Ada beberapa bahaya yang mengintai bagi penderita anosmia diantaranya:

  • Tidak bisa mencium bau busuk pada makanan yang telah kedaluarsa
  • Tidak bisa menicum asap kebakaran
  • Tidak bisa mencium bau gas
  • Tidak bisa mencium bau bahan kimia atau bau bahan berbahaya lainnya

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan bagi penderita anosmia terkait bahaya yang bisa jadi muncul akibat hilangnya fungsi indera penciuman yaitu memasang alarm asap di rumah untuk mengingatkan saat ada benda yang terbakar, mengganti kompor atau pemanas air dari yang berbahas gas jadi elektrik dan tandai tanggal kedaluwarsa makanan dengan jelas.

Itulah sedikit informasi tentang anosmia serta penyebab, gejala, bahaya, diagnosis dan pengobatannya. Oleh karena itu, jaga kesehatan indera penciuman supaya terhindar dari gangguan atau kelainan pada indera penciuman.