Jamu Herbal Sindrom Marfan

Jamu herbal sindrom marfan serta gejala dan penyebabnya,- Tahukah anda apa itu sindrom marfan? apa penyebabnya dan bagaimana gejalanya? Sama seperti gangguan kesehatan lainnya, sindrom marfan juga sangat penting untuk diketahui. Dan kali ini di website jamu obat herbal akan memberikan informasi tentang sindrom marfan serta penyebab , gejalanya dan komplikasinya.

Jamu Herbal Sindrom Marfan

Jamu Herbal Sindrom Marfan Serta Gejala Dan Penyebabnya

Jamu herbal sindrom marfan,- Sindrom marfan adalah kelainan genetik yang menyerang jaringan ikat seperti tulang rawan, tulang sejati, tendon, ligamen dan adiposa. Sindrom marfan juga bisa memengaruhi bagian pembuluh darah, mata, rangka sampai organ jantung. Gangguan kesehatan ini bisa dialami pria ataupun wanita dalam segala usia.

Sindrom marfan yang tergolong serius bisa menimbulkan komplikasi. Bahkan gangguan sindrom ini juga bisa menimbulkan gangguan pada berbagai organ. Ada beberapa orang yang berpotensi bisa terkena sindrom marfan yaitu orang yang bertubuh tinggi, orang yang tentan mengalami gangguan tulang belakang dan orang yang mempunyai sendi yang fleksibel.

Penyebab Sindrom Marfan

Jamu herbal sindrom marfan,- Penyakit genetik selalu ada pengaruh dari faktor keturunan, begitu pula dengan kasus sindrom marfan. Bila salah satu kedua orang tua nya mengidap sindrom marfan, maka sang anak pun secara otomatis akan mewarisinya. Akan tetapi, ada juga pada kasus sindrom marfan tidak ada kaitannya dengan faktor genetik.

Gejala-gejala Sindrom Marfan

Jamu herbal sindrom marfan,- Gejala yang dialami setiap penderita sindrom marfan berbeda-beda, ada yang mengalami gejala ringan dan ada pula yang mengalami gejala berat. Dan berikut adalah gejala sindrom marfan yaitu:

  • Tulang dada menonjol keluar
  • Sendi lemah
  • Bentuk lengan, jari tangan, tungkai dan kaki panjang atau tidak proporsional.
  • Bentuk kaki yang ceper dan besar
  • Tubuh tinggi, kurus dan tampak tidak normal.
  • Mata cekung
  • Rahang bawah tampak mengecil
  • Langit-langit mulut terlalu tinggi dan mengalami lengkungan
  • Adanya stretch mark di bagian pundak, punggung bawah dan panggul.

Komplikasi

Bila salah satu atau sejumlah gejala tersebut dialami anda atau salah satu anggota keluarga, maka jangan ragu untuk memeriksakan pada dokter. Karena bila gejala tidak segera ditangani, maka bisa menimbulkan komplikasi pada penderita.

Berikut adalah komplikasi yang kemungkinan dialami oleh penderita sindrom marfan:

  • Ablasio retina
  • Miopia atau rabun jauh
  • Glaukoma
  • Dislokasi mata
  • Katarak
  • Salah satu bagian tulang belakang bergeser ke depan
  • Cacat katup
  • Diseksi aorta
  • Aneurisma aorta
  • Skoliosis

Diagnosis

Jamu herbal sindrom marfan,- Untuk mengetahui gejala yang anda alami apakah termasuk gejala sindrom marfan atau bukan, maka dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dalam keluarga dan melihat tanda fisik penderita. Selain itu, ada pemeriksaan lainnya yaitu MRI, ekokardiografi dan elektrokardiografi.

Pengobatan Sindrom Marfan

Sindrom marfan tidak dapat diobat sampai sembuh total, karena pengoabatan yang diberikan hanya untuk mengurangi gejal dan mencegah komplikasinya. Penanganan pada penderita sindrom marfan yang bermasalah dengan penglihatannya adalah dengan pemberian kacatama atau kontak lensa. Bila penderita mengalami rasa nyeri maka penanganannya adalah dengan pemberian obat pereda nyeri.

Sindron marfan yang mengidap glaukoma adalah dengan oeprasi mengganti lensa mata, pengobatan laser atau obat tetes mata. Pengobatan pada penderita sindrom marfan yang mengalami nyeri sendi adalah dengan penyangga sendi. Penanganan pada penderita sindrom marfan dengan skoliosis adalah dengan pembedahan.

Penanganan pada pengidap sindrom marfan dengan masalah jantung yang tergolonga ringan adalah dengan obat penghambat beta atau obat beta-blockers, sedangkan bila penderita sindrom dengan masalah jantung yang paah penanganannya adalah dengan operasi penggantian bagian aorta.

Demikian informasi tentang sindrom marfan, baik dari penyebab, gejala, komplikasi dan cara pengobatannya secara medis. Supaya penyakit ini tidak semakin seriusm, maka lakukan pemeriksaan secara rutin.

Tags: