Penyakit Sistiserkosis – Penyebab Dan Pencegahan

Pengertian Penyakit Sistiserkosis – Penyebab Dan Pencegahan,- Selamat datang kami ucapkan buat anda yang tengah berkunjung di website www.jamuobatherbal.com, yang mana merupakan situs kesehatan, dimana pada kesempatan ini kami akan menjelasakan tentang penyakit sistiserkosis serta pengertian penyebab dan pencegahan. Bagi anda yang belum mengetahuinya silakan simak penjelasan artikel dibawah ini.

Pengertian Penyakit Sistiserkosis

Pengertian penyakit sistiserkosis adalah suatu infeksi yang disebabkan larva sejenis cacing pita Taenia solium atau Taenia asiatica (jarang terjadi) pada manusia. Biasanya bagian jaringan tubuh yang sering terinfeksi cacing ini adalah jaringan otak dan otot. Untuk cara penularan infeksi ini bisa ditularkan melalui makanan, air yang terkontaminasi dan telur cacing pita yang ada pada daging babi yang sudah terinfeksi. Pengertian Penyakit Sistiserkosis Lebih kurang dari 80% seseorang yang terkena penyakit sistiserkosis tidak merasakan gejala apapun disaat terserang penyakit ini. Untuk itu banyak kasus penyakit sistiserkosis yang tidak terdiagnosis dengan cermat atau terdiagnosis dengan tidak sengaja disaat dilakukannya pencintraan pada organ tubuh pasien. Berdasarkan penelitian keparahan tertinggi oleh infeksi penyakit Sistiserkosis terjadi sekitar 3-5 tahun setelah terjadinya infeksi awal penyakit Sistiserkosis. Sedangkan untuk beberapa kasus, infeksi penyakit Sistiserkosis dapat terjadi sesudah 30 tahun pada infeksi awal Sistiserkosis. Infeksi sistiserkosis dapat mengakibatkan kista, kista yang membentuk yang di akibatkan infeksi Sistiserkosis akan mengalami degenerasi kemudian mengalami kalsifikasi serta inaktif. Gejala akan hilang atau malah menjadi fokus epilepsi disaat kista sistiserkosis mengalami kalsifikasi. Untuk tahap keparahan gejala sistiserkosis tergantung bagaimana pada lokasi infeksi serta tahapan kista dan jumlah kista sistiserkosis tersebut.

Gejala Penyakit Sistiserkosis

Jadi apa saja tanda serta gejala penyakit sistiserkosis? Bagi gejala sistiserkosis akan muncul tergantung dari besar, jumlah serta lokasi dan tahapan dari penyakit. Biasanya sistiserkosis pada otot tidak akan menimbulkan gejala atau muncul benjolan pada bawah kulit yang terkadang terasa nyeri. Apabila terinfeksi pada mata, sistiserkosis akan menyebabkan keluhan berupa pandangan ganda serta akan terasa nyeri. Cacing dapat masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi struktur sistem saraf pusat manusia seperti otak dan sumsum tulang belakang yang sering disebut neurosistiserkosis ini, bisa menyebabkan gejala diakibatkan tiga hal, yaitu suatu reaksi perasangan, penekanan langsung pada otak serta terjadinya penyumbatan aliran cairan otak. Lantaran ketiga hal tersebut, penyakit sistiserkosis umumnya akan menimbulkan gejala seperti:

  • Mengakibatkan kejang-kejang yang terjadi hampir delapan puluh persen pada pasien
  • Lumpuh, tremor atau mati rasa yang disebut juga kelainan saraf (focal neurologic sign)
  • Adanya pengembangan tekanan dalam otak (tekanan intrakranial) yaitu turunnya kesadaran, muntah-muntah, sakit kepala dan turunnya fungsi penglihatan
  • Fungsi luhur (kognitif) menurun samapai kemampuan otak mengalami kemunduran (demensia)
  • Terjadi kelainan pada sumsum belakang
  • Gejala stroke
  • Gejala hidrosefalus
  • Dan terjadi pembengkakan otak

Adapun untuk kasus sistiserkosis terbanyak, biasanya terjadi di daerah endemik dan sering tidak muncul gejala.

Penyebab Penyakit Sisterkosis

Jadi apa penyebab seseorang terinfeksi penyakit sistiserkosis? Berikut beberapa penyebab terinfeksinya seseorang oleh sistiserkosis:

  • Sering memakan daging babi yang terinfeksi.
  • Sanitasi yang buruk. Sanitasi yang buruk bisa menyebabkan telur dapat menyebar ke makanan, air atau benda lainnya.
  • Tinggal bersama dengan seseorang yang mengidap taenasis, karena bisa mencemarkan lewat air, makanan dan barang disekitarnya.
  • Seseorang yang tingkat kebersihannya buruk.

Pencegahan Penyakit Sistiserkosis

Berikut cara untuk mencegah infeksi cacing agar anda terhindar dari penyakit sistiserkosis, adapun cara-caranya yang anda dapat lakukan antara lain seperti:

  • Selalu lakukan medical check up dengan rutin guna mengontrol perkembangan kondisi kesehatan anda.
  • Hindari mengkonsumsi daging babi mentah atau kurang matang.
  • Biasakan mencuci tangan dengan air dan sabun setelah di toilet atau sebelum makan.
  • Mencuci serta mengupas sayuran dan buah-buahan sebelum dimakan.
  • Selalu menjaga kebersihan makan dan minuman di saat anda berpergian ke daerah atau negara yang punya riwayat terinfeksi penyakit sistiserkosis.

Demikian pembahasan informasi kesehatan tentang pengertian penyakit sistiserkosis  penyebab dan pencegahan. Semoga informasi yang telah kami sampaikan di atas bisa bermanfaat bagi anda, teman dan kerabat yang lainnya. Janga lupa untuk share atau bagikan di sosial media lainnya. Terimakasih

Tags: