Pengobatan Herbal Hepatitis D Serta Pencegahan Dan Gejalanya

Pengobatan herbal hepatitis d serta pencegahan dan gejalanya,- Ada 5 jenis hepatitis yaitu hepatitis A, B, C, D dan E. Di website www.jamuobatherbal.com kali ini akan membahas tentang pengobatan herbal hepatitis D dari tanaman tradisional. Namun sebelum membahas pengobatan hepatitis D, akan membahas tentang gejala hepatitis D, penyebab dan cara pencegahannya.

Pengobatan Herbal Hepatitis D Serta Pencegahan Dan Gejalanya

Gejala Serta Pencegahan Dan Pengobatan Herbal Hepatitis D

Hepatitis D ialah penyakit yang menyerang organ hati. Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis D. Ada 2 jenis hepatitis D yaitu hepatitis D akut dan kronis. Apapun jenis hepatitis D yang anda derita, akut maupun kronis. Maka sebaiknya melakukan pengobatan sedini mungkin. Dan untuk pengobatannya, bisa dengan pengobatan herbal hepatitis D dari tanaman tradisional.

Penyebab Penyakit Hepatitis D dan Faktor Risikonya

Hepatitis D disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D. Virus tersebut dapat menular melalui darah, masa kehamilan dan urine. Bahkan bisa menular melalui cairan tubuh seperti cairan vagina dan sperma.

Sedangkan faktor risiko penyakit hepatitis D diantaranya:

  • Orang yang telah tereinfeksi virus hepatitis B
  • Orang yang sering transfusi darah
  • Pasien yang sering cuci darah
  • Orang yang memakai obat-obatan terlarang melalui jarum suntik
  • Orang yang sering melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis misal pria dengan pria

Gejala Penyakit Hepatitis D

Infeksi akibat virus hepatitis D seringkali tidak menimbulkan gejala. Walaupun demikian, mungkin juga ada penderita hepatitis D yang menimbulkan gejala. Berikut gejala hepatitis D yang harus diketahui:

  • Kulit dan bagian putih pada mata berwarna kuning
  • Merasa lelah
  • Sakit perut
  • Ada perubahan pada warna urine yaitu seperti teh
  • Gatal-gatal
  • Memar
  • Terasa nyeri pada sendi
  • Mual dan muntah

Cara Pencegahan Penyakit Hepatitis D

  • Hindari penggunaan obat-obatan terlarang terutama obat-obatan terlarang melalui jarum suntik.
  • Gunakan peralatan yang seteril dan bersih bila anda ingin ditindik atau ditato.
  • Memakai kondom ketika melakukan hubungan seksual.

Komplikasi Penyakit Hepatitis D

Alasan mengapa hepatitis D haru ditangani dengan tepat dan benar, terutama hepatitis D kronis karena komplikasi pada penyakit ini mudah terjadi pada pasien yang mengidap hepatitis D kronis. Dan komplikasinya adalah kanker hati dan sirosis.

Pengobatan Herbal Hepatitis D Dengan Tanaman Tradisional

  • Batang brotowali

Pengobatan herbal hepatitis D dari tanaman brotowali bisa menjadi pilihan pengobatan alternatif untuk penderita hepatitis D. Bagian tanaman ini yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan hepatitis D adalah batangnya.

Sediakan 1 jari batang brotowali, cuci bersih dan rebuslah dengan 3 gelas air. Biarkan hingga mendidih sampai airnya tersisa 1 gelas. Saring bila sudah dingin, kemudian ambil airnya. Tambahkan 1 sendok madu, aduk sampai rata dan minum airnya 2 kali sehari. Aturan minum ramuan ini setengah gelas setiap kali minumnya.

  • Daun pare

Tidak hanya buahnya saja yang bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi, daun pare pun bisa dimanfaatkan untuk pengobatan penyakit termasuk penyakit hepatitis D.

Cuci bersih daun pare dan tumbuk sambil ditambah 1 cangkir air. Bila sudah halus, maka tambahkan sedikit garam. Saring dan ambilairnya. Minuman ramuan tersebut 1 kali sehari di pagi hari sebelum makan.

  • Buah mengkudu

Pengobatan herbal hepatitis D dari tanaman mengkudu juga bisa menjadi pilihan untuk anda yang memilih pengobatan hepatitis D secara tradisional.

Sediakan 3 buah mengkudu yang masak, cuci bersih dan parut semuanya. Peras dengan kain bersih, kemudian ambil sarinya. Minum air perasan tersebut.

  • Temulawak

Selain dengan tanaman mengkudu, pengobatan herbal hepatitis D juga bisa dengan memanfaatkan tanaman temulawak. Oleh karena itu, bagi anda yang mengidap hepatitis D dan mencari pengobatan secara tradisional. Maka anda bisa memanfaatkan temulawak.

Caranya sediakan 2 rimpang segar temulawak, kupas kulitnya dan cuci bersih Parut dan tambahkan secangkir air hangat dan 1 sendok makan madu. Aduk hingga merata, saring dan ambil airnya. Minumlah air perasan tersebut 2 kali sehari.

  • Kunyit

Selain temulawak, kunyit juga bisa anda manfaatkan untuk pengobatan herbal hepatitis D. Sediakan 1 rimpang kunyit, cuci bersih dan parut rimpang kunyit tersebut. Tambahkan sedikit air dan peras air parutan tersebut, tambahkan madu secukupnya pada air perasan kunyit. Aduk dan minumlah 3 kali sehari.

Demikian informasi tentang gejala, pencegahan dan pengobatan hepatitis D. Bagi anda yang mengidap hepatitis D, pengobatan herbal hepatitis D dari tanaman tradisional bisa menjadi pilihan pengobatan untuk anda.

Tags: