Pengobatan Penyakit Fimosis

Pengobatan Penyakit Fimosis, – Selamat datang dan terimakasih bagi anda yang telah menyempatkan waktunya untuk mengunjungi website kami yaitu www.jamuobatherbal.com. Kami merupakan website penyedia informasi kesehatan dari segala macam penyakit dan pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi mengenai Pengobatan Penyakit Fimosis. Sebelum menjelaskan tentang pengobatnya, alangkah baiknya mengetahui dulu apa penyakit fimosis itu? Selengkapnya kami akan menjelaskannya dibawah ini.

Pengobatan Fimosis

Pengobatan Penyakit Fimosis – Penyebab Dan Gejala

Penyakit Fimosis adalah  Suatu kondisi kulit atau kulup yang menutupi kepala penis tidak bisa ditarik ke belakang. Situasi ini terjadi, karena adanya penyempitan di ujung kulit depan penis atau lengketnya kulup. Secara umum kondisi ini terjadi pada anak berumur 2-6 tahun. Dengan berjalan waktu biasanya kulup sudah mulai terpisah dari kepala penis secara alami. Tetapi, pada sebagian anak lainnya, kulup masih belum bisa ditarik kebelakang sampai umur 17 tahun.

Penyakit fimosis bisa dianggap wajar jika terjadi pada bayi dan balita karena tidak menimbulkan masalah. Namun, jika penyakit ini menetap sampai remaja atau bahkan dewasa dan menimbulkan gejala seperti sulitnya buang air kecil, maka dibutuhkan penangan secara medis secepatnya, sebelum terjadi komplikasi.

Penyebab Penyakit Fimosis

Penyakit fimosis pada anak laki-laki terjadi karena ruang diantara kulup serta alat kelamin tidak berkembang dengan baik, sehingga menyebabkan kulup menjadi melekat pada kepala penis dan tidak bisa ditarik kebelakang melewati kepala penis. Secara umum penyebabnya bisa terjadi dari bawaan lahir atau adanya infeksi karena benturan. Selain bawaan lahir, berikut ini penyebab lain penyakit fimosis:

  • Masalah medis, seperti penyakit diabetes, adanya infeksi pada kepala penis (balanitis)
  • Faktor usia, bisa menyebabkan kelenturan kulup sehingga susah ditarik.
  • Tarikan serta peregangan yang berlebihan, untu kedua ini bisa menyebabkan kulit kulup robek dan mengalami peradangan.

Gejala Penyakit Fimosis

Secara umum penyakit fimosis tidak membuat nyeri atau gejala apapun. Hanya saja, penderita penyakit ini kesulitan membersihkan kotoran yang ada dibawah kulup penis hingga mengakibatkan penis terkena infeksi. Pada kasus infeksi yang parah, gejala akan muncul berupa kulit penis berwarna merah, bengkak atau nyeri. Selain itu bisa mengakibatkan kesulitan dalam buang air kecil serta mengganggu dalam hubungan seksual.

Pengobatan Penyakit Fimosis

Penyakit fimosis bukan merupakan masalah yang serius sehingga tidak membutuhkan pengobatan khusus. Tetapi, bila kondisi ini menimbulkan gejala yang mengganggu aktivitas anda, maka dokter akan memberikan obat-obatan buat meringankan gejala. Berikut obat-obatan tersebut:

  • Steroid Topikal. Obat ini mempunyai kandungan kortikosteroid yang dapat membantu melenturkan kulup sehingga mudah untuk ditarik.
  • Antibiotik. Obat ini berguna untuk mengurangi infeksi yang diakibatkan bakteri.
  • Krim Antijamur. Obat satu ini berbentuk krim dan diperuntukan untuk penderita yang mengalami infeksi karena jamur.

Diagnosis Penyakit Fimosis

Diagnosis penyakit fimosis bisa ditentukan dengan cara menanyakan tentang keluhan dan penyakit yang diderita pasien dan pemeriksaan fisik sederhana. Dalam kasus ini jarang ada tes lanjutan.

Pencegahan Penyakit Fimosis

Berikut ini beberapa upaya yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya atau terulangnya penyakit fimosis diantaranya:

  • Membersihkan penis menggunakan air hangat disaat mandi.
  • Memakai sabun biasa yang tidak mengandung parfum untuk menghindari risiko iritasi pada organ tersebut.

Demikian informasi yang bisa kami jelaskan mengenai pengobatan penyakit fimosis. Semoga dapat menjadi bermanfaat bagi anda semua. Jangan lupa share informasi ini ke sosial media lainnya, seperti yang tersedia dibawah ini!!