Pengobatan Penyakit Stenosis Spinal

Pengobatan Penyakit Stenosis Spinal – Selamat datang dan terimakasih telah berkunjung ke situs kami www.jamuobatherbal.com yang selalu mana setia memberikan berbagai informasi tips dan kesehatan terkini. Kali ini kami akan memberikan informasi tentang Pengobatan Penyakit Stenosis Spinal. Sebelum menjelaskan tentang pengobatan, alangkah baiknya anda mengetahui dulu tentang pengertian, penyebab dan gejalanya Stenosis Spinal dibawah ini.

Pengobatan Penyakit Stenosis Spinal

Pengobatan Penyakit Stenosis Spinal

Penyakit Stenosis Spinal adalah suatu kondisi dimana terjadi penyempitan di tulang belakang yang menyebabkan tekanan pada saraf tulang belakang serta saraf-saraf lainnya, seperti punggung dan leher merupakan bagian yang sering terkena oleh penyempitan tulang belakang. Tetapi, bisa saja kondisi ini terjadi di bagian tulang belakang manapun. Untuk tingkat keparahan serta gejalanya tergantung dari kecepatan, kerusakan dan seberapa parah penyempitan menekan bagian saraf. Penyakit stenosis spinal ini biasanya terjadi pada pria dan wanita yang berumur diatas 50 tahun. Jadi, apa penyebab terjadinya penyakit spinal stenosis ini?

Penyebab Penyakit Stenosis Spinal

Sebagian besar penyebab penyakit stenosis spinal ini dikarenakan faktor usia yang sudah tidak muda lagi atau penuaan. Dengan bertambahnya usia, jaringan seluruh tubuh seseorang akan mengalami proses perubahan seperti perubahan pada jaringan tulang belakang, ligamen akan mulai menebal dan tulang menjadi lebih besar sehingga ada penekanan pada saraf. Adapun, beberapa keadaan yang bisa memicu terjadinya penyakit stenosis spinal diantaranya:

  • Ada kerusakan pada tulang belakang.
    Disebabkan ruas tulang belakang yang mengalami patah tulang atau dislokasi yang di akibatkan kecelakaan mobil atau cedera major lainnya.
  • Tumor pada tulang belakang.
    Munculnya tumor di tulang belakang serta di dalam membran yang melapisi bagian saraf tulang belakang maupun di sekitar ruang antara saraf dan ruas tulang belakang.
  • Skoliosis, merupakan dimana adanya kelainan pada bentuk tulang belakang.
  • Artritis, ada jenis artritis yang bisa menyerang tulang belakang, yaitu rheumatoid arttritis dan osteoartritis.
  • Keturuna atau kelainan tulang belakang sejak lahir.
  • Penyakit paget, adalah kondisi dimana ketika tulang tumbuh secara abnormal.

Gejala Penyakit Stenosis Spinal

Gejala penyakit stenosis spinal dapat dibedakan tergantung dimana tempat stenosis serta bagian saraf yang terinfeksi, seperti:

  • Stenosis leher/cervical stenosis, dimana menyempitnya ruas tulang leher bagian belakang. Untuk gejalanya meliputi:
    • Pada sekitar tangan, lengan, kaki, dan telapak kaki akan mati rasa atau kesemutan dan lemah.
    • Sakit dibagian leher
    • Bila kondi stenosis sudah cukup parah seseorang akan mengalami gangguan pada fungsi usus dan kandungan kemih.
    • Gangguan keseimbangan serta berjalan

  • Stenosis lumbar/lumbar stenosis, ada suatu kondisi dimana ada penyempitan yang terjadi pada tulang belakang bagian punggung bawah. Untuk gejalanya meliputi:
    • Pada sekitar tungkai serta kaki terasa lemah dan mati rasa atau kesemutan
    • Nyeri punggung bawah/low back pain
    • Ketika berdiri akan merasakan sakit atau kram pada satu atau kedua tungkai ketika berdiri dalam waktu yang lama.

Gejala stenosis spinal akan diketahui jika melakukan tes pencitraan, seperti MRI atau CT scan. Karena terkadang untuk gejala stenosis spinal tidak dirasakan oleh penderitanya.

Pengobatan Penyakit Stenosis Spinal

Untuk pengobatan penyakit stenosis spinal biasanya dokter menyesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan lokasi munculnya stenosis. Berikut ini beberapa obat yang bisa dijadikan pengobatan penyakit stenosis spinal untuk membantu meredakan rasa sakit diantaranya:

  • Obat antikonvolsun, yang mana dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit akibat kelainan urat saraf. Berikut obatnya seperti pregabalin atau gabapentin.
  • Antidepresan, merupakan golongan obat untuk mengobati masalah kejiwaan atau depresi. Selain itu obat ini juda dapat digunakan sebagai obat nyeri saraf seperti neuropati perifer, postherpetic neuralgia dan amitriptyline.
  • Obat pereda nyeri. Mempunyai fungsi untuk mengurangi ketidak nyamanan dan rasa sakit yang menyerang tulang belakang secara sementara.
  • Opioid, merupakan obat yang mempunyai fungsi untuk meredakan nyeri pada sistem saraf. Jika anda menggunakan obat ini harus hati-hati karena jika digunakan jangka panjang dapat berakibat ketergantungan fisik dan gejala putus zat.
  • Fisioterapi. Mempunyai manfaat yang sangat baik bagi penderita stenosis spinal salah satunya dapat mengurangi rasa sakit. Selain itu ada beberapa manfaat lainnya dari fisioterafi seperti :
    • Dapat meningkatkan kekuatan tubuh dan daya tahan tubuh
    • Meningkatkan keseimbangan tubuh.
    • Untuk mempertahankan fleksibilitas dan stabilitas tulang belakang.

Jika pengobatan lain tidak efektif maka dokter akan menyarankan anda untuk melakukan operasi stenosis spinal agar dapat meringankan tekanan pada saraf tulang belakang secara permanen. Berikut ini jenis operasi untuk membantu mengobati stenosis spinal antara lain:

  • Foraminotommy
  • Laminektomi
  • Laminotommy

Komplikasi Penyakit Stenosis Spinal

Penyakit Stenosis Spinal bila tidak mendapatkan perawatan yang baik atau tidak segera diobati maka dapat menyebabkan komplikasi permanen seperti:

  • Gangguan keseimbangan
  • Kelumpuhan
  • Mati Rasa
  • Susah mengendalikan urine yang keluar atau Inkontinensia urine.

Demikian informasi yang bisa kami berikan mengenai Pengobatan Penyakit Stenosis Spinal. Semoga bermanfaat bagi anda. Jangan lupa share informasi ini ke sosial media lainnya, seperti yang tersedia dibawah ini!!

Tags: