Hati-hati Ini Penyebab Pubertas Dini Pada Kids Zaman Now

Selamat datang dan terimakasih telah berkunjung ke situs kami www.jamuobatherbal.com yang selalu setia memberikan berbagai informasi tips dan kesehatan terkini. Kali ini kami akan memberikan informasi mengenai pubertas dini.

Pada zaman sekarang ini, pastinya kalian sedang atau pernah mengalami masa pubertas? tapi apakah anda tahu bahwa sekarang ini ada fenomena terbaru yang berkaitan dengan pubertas dini yang terjadi pada anak perempuan maupun anak laki-laki, daripada bingung, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Hati-hati Ini Penyebab Pubertas Dini Pada Kids Zaman Now

Hati-hati Ini Penyebab Pubertas Dini Pada Kids Zaman Now

Pubertas merupakan fase dimana seseorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, mental, dan hormon serta adanya perubahan pada fungsi organ seksualnya.

Pada umumnya, tanda awal pubertas yang normal pada anak perempuan yakni berusia 8 hingga 13 tahun sedangkan pada anak laki-laki berusia 9 hingga 14 tahun. Namun apabila tanda seksial sekunder pada anak perempuan sebelum umur 8 tahun dan pada anak laki-laki sebelum umur 9 tahun maka hal ini disebut dengan pubertas dini.

Kenapa bisa terjadi pubertas dini? Apa penyebabnya?

Berikut ini ada beberapa faktor penyebabnya antara lain :

  • Penyimpangan hormon

Hormon McCune – Albright Syndrome, tiroid, adrenal kongenital, dan hiperplasia merupakan kondisi yang dapat membuat penyimpangan hormon penyebab pubertas prekoks pada anak perempuan dan laki-laki. Selain daripada itu, pada anak laki-laki jika kelebihan produksi hormon seks pira, seperti testosteron juga dapat mengalami pubertas dini.

  • Faktor keturunan

Menurut laporan Kidshealth mengatakan bahwa sekitar 5% dari anak laki-laki yang mengalami pubertas prekoks yang diturunkan dari ayah atau kake ibunya dan hanya 15 saja pada anak perempuan.

  • Penyakit

Meskipun jarang terjadi sejumlah masalah medis juga dapat menyebabkan pubertas prekoks seperti kelainan atau cacat di sum sum tulang belakang atau otak, meningitis, infeksi ensefalitis, radiasi ke otak atau sumum tulang belakang, spina bifida dengan hidrosefalus, kelenjar tiroid dan masalah diindung telur.

  • Kegemukan

Menurut hasil medis dari University of Michigan Health System telah meyakinkan bahwa anak perempuan yang memiliki berat badan berlebih kemungkinan akan mengalami pubertas dini.

  • Racun dari lingkungan

Para peneliti telah membuktikan bahwa racun dari lingkungan dapat mempengaruhi hormon yang dapat menyebabkan pubertas dini.

Menurut hasil study dari Mount Sinai School of Medicine yang dilakukan oleh Dr Maria Wolff menyebutkan bahwa efek bahan kimia tertentu yang ditemukan dalam bermacam-macam produk sehari-hari seperti kosmetik, lotion, cat kuku, parfum, dan shampo dapat mempengaruhi pertumbuhan dini payudara serta pengembangan rambut kemaluan pada anak perempuan.

Gejala Pubertas Dini Yang Perlu Diketahui

Biasanya gejala ini terjadi pada anak perempuan berusia sebelum 8 tahun dan pada anak laki-laki berusia 9 tahun, berikut tanda-tandanya :

  • Timbulnya jerawat pada wajah.
  • Tumbuh kembang anak yang lebih cepat.
  • Bau badan menjadi seperti orang dewasa.
  • Pertumbuhan pada rambut kemaluan atau pada ketiak.
  • Adanya perubahan suara.
  • Pada anak laki-laki tumbuh kumis dan testis, dan membesarnya penis atau skrotum.
  • Pada anak perempuan mengalami perubahan pada payudarah dan menstruasi.
Cara Mengatasi Pubertasi Dini
  • Sediakan buku-buku biologi yang terdapat gambat hewan, tumbuhan, dan organ tubuh manusia.
  • Membatasi makanan cepat saji.
  • Harus rajin berolahraga yang dapat memicu produksi hormon endorfin dan serotonin yang merupakan homron pertumbuhan sehingga hormon ini akan membuat anak merasa bahagia.
  • Mengawasi ketat setiap perkembangan anak dan menyediakan informasi serta tontonan yang sehat dan bergizi.

Cara Mencegah Pubertas Dini

Langkah yang dapat anda lakukan untuk mencegah pubertas dini seperti :

  • Pemberian ASI pada anak dari sejak lahir.
  • Mengkonsumsi produk makanan segar atau mentah dan makanan organik.
    Hindarilah makanan olahan terutama yang terbuat dari kedelai dan bahan kimia.
  • Simpanlah makanan dan minuman dalam wadah yang bahannya gelas.
  • Hindarilah penggunaan kaleng makanan dan bungkus plastik (yang sering dikaitkan dengan phtalates dan BPA).
  • Hindarilah konsumsi produk susu yang memiliki kandungan rekombinan bovine yaitu hormon pertumbuhan rekayasa genetika.
  • Pastikan bahwa mainan bayi anda telah BPA FREE.
  • Pertahankanlah berat badan ideal anak anda dan kurangi tingkat stress.

Perubahan pada anak-anak anda pasti akan terjadi, maka anda sebagai orangtua harus mengetahui tentang pubertas dini supaya anda dapat memperhatikan dan mengatasi perubahan pada anak anda.

Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa share ke sosial media yang ada dibawah ini!

Tags: